Lelah dengan hubungan yang berpusat pada diri sendiri dan selalu berujung kekecewaan?inilah saatnya memikirkan kembali apa itu percintaan? membangun hubungan kasih dan komitmen bukan berarti membuang semua harapan, integritas atau kerinduan hatimu.
Dalam post kali ini saya akan membahas beberapa hal prinsip dalam menjalani hubungan antar lawan jenis :
1.Definisi yang tepat
Bagaimana bunyi definisi anda tentang masa menjalin hubungan lawan jenis yang berhasil? Pertanyaan ini penting untuk dijawab sebelum anda memulai perjalanan mencari kehendak Tuhan tentang pernikahan. Sering kali anda dan saya menganggap hubungan itu sukses hanya kalau diakhiri dengan cincin berlian dan kata-kata "Maukah kamu menikah denganku?"
Sesungguhnya kalau kita mengamati lebih cermat lagi betapa kelirunya pemikiran seperti itu.
Coba pikir. Pertunangan tidak selalu bagus. Pada zaman ini banyak pasangan bertunangan berdasarkan emosi semata, bukan berdasarkan kenyataan dan hikmat. Kalau kita bertunangan berdasarkan emosi atau perasaan semata, bukan berdasarkan kenyataan dan hikmat, bisakah itu dikatakan sukses? saya rasa tidak.. lalu bagaimana dengan paangan yang bertunangan setelah mengalami hubungan yang diawarnai egoisme, dosa seksual, dan manipulasi? sukses? saya rasa juga tidak.. kita dapat berharap pernikahan mereka akan menjadi lebih baik, namun masa menjalin hubungan yang mereka tempuh tidak dapat dikatakan berhasil..
2.bertumbuh dan berjaga
Tidak dapat dipungkiri lagi, kita perlu menjernihkan pengertian "sukses" dalam masa menjalin hubungan lawan jenis. Pertunangan bukanlah tujuan utamanya. Lalu apa tujuan utamanya?
Saya ingin menawarkan sebuah ide yang saya jamin akan membawa hubungan saudara-saudara terkasih akan diberkati Tuhan.
Saya yakin bahwa dalam masa menjalin hubungan yang dipandu hikmat dan yang memuliakan Tuhan, ada dua prioritas utama. Yang pertama : Memperlakukan partner kita dengan kekudusan dan ketulusan. Yang kedua, mengambil keputusan yang matang dan bijaksana tentang pernikahan.
Dalam masa menjalin hubungan, tujuan kita ialah bertumbuh dan berjaga. Kita tentu ingin menjadi dekat supaya bisa saling mengenal karakter kita masing, namun kita perlu menjaga hati partner kita karena kelanjutan hubungan ini masih belum jelas.
Di awal masa menjalin hubungan , pria dan wanita masih belum mengetahui apakah mereka akan menikah atau tidak. mereka perlu saling mengenal lebih dahulu, mengamati karakter masing-masing, dan melihat bagaimana mereka berhubungan sebagai pasangan. Inilah yang dimaksudkan dengan semakin dekat. Dalam masa itu, kenyataan bahwa masa depan mereka masih belum jelas harus dapat memotivasi mereka untuk memperlakukan satu sama lain dengan integritas. Dengan demikian, suatu saat nanti kalau mereka melihat kebelakang mereka tidak akan menyesal apapun hasilnya.
ada seorang sahabat yang berkata seperti ini pada saat dia putus dengan pacarnya : jangan ditanya, tentu saja gengsiku terhempas, berkali-kali aku bertanya pada diriku sendiri "kenapa?". "apa yang salah?". Tapi aku menilai masa menjalin hubungan yang kami lewati itu sukses karena aku berhasil melepas dia dengan bersyukur bahwa aku memperlakukan dia dengan respek sebagaimana anak Tuhan harus diperlakukan. aku sudah berusaha semaksimal mungkin agar motif, pikiran, perkataan, dan tindakanku tidak keluar jalur.
3. menjaga keseimbangan
mempertahankan prioritas antara bertumbuh dan berjaga membuat masa menjalin hubungan ini seperti tindakan memelihara keseimbangan . selain memiliki tujuan jelas untuk mempertimbangkan pernikahan, kita juga harus bergumul menolak desakan yang mendorong kita berasumsi bahwa kita akan menikah.
mungkin saudara teringat atraksi lintas tali yang tinggi di sirkus, rahasia dari lintas tali tersebut ada di tiang yang dipegangnya. dengan memegang tiang tersebut secara horisontal, ia tidak akan kehilangan keseimbangan dan jatuh.
dapat dikatakan bahwa dalam masa menjalin hubungan, kita sedang berjalan di atas tali yang dipasang tinggi diatas persahabatan dan pernikahan. Kedua prioritas, yaitu bertumbuh dan berjaga , seperti kedua ujung tiang yang kita pegang. agar sukses, kita perlu memegangnya di tengah-tengah. Jika kita terlalu berjaga, kita tidak akan melangkah maju dalam hubungan itu. Jika kita menjadi dekat terlalu cepat, kita beresiko tinggi untuk mengalami perasaan yang terluka atau mengambil pilihan yang tidak bijaksana di kemudian hari.
Ada tenggang jarak yang harus dipertahankan. ingatlah bahwa tenggang jarak ini baik. Jika Tuhan memimpin kalian berdua untuk menikah, sampai tahap tertentu kalian memang tidak perlu jaga jarak. Di hari depan kalian akan saling memiliki. Dan percayalah, anda kelak terkesan saat-saat menjalin hubungan yang seumpama berjalan di atas tali yang tinggi itu. anda akan mengingatnya sebagai saat-saat unik dan menarik dalam hubunganmu.
4.persahabatan
hal pertama yang paling peting anda lakukan ialah memperdalam persahabatan. tidak perlu langsung memikirkan hal-hal romantis dulu atau menimbang-nimbang, apakah kalian cocok untuk menikah. hal itu akan bertumbuh dengan sendirinya nanti ketika persahabatan kalian bertumbuh.
bertumbuh dalam persahabatan termasuk mengetahui dari percakapan, siapa diri kalian masing-masing sebagai individu-menikmati dan meluangkan waktu bersama secara menyenangkan dan berkualitas.
ketika baru memulai hubungan, janganlah membuat diri anda repot dengan segala hal yang wah dan romantis. santai dan nikmati saja saat-saat bersama. pertanyaan yang penting adalah : bagaimana kalian membiarkan masing-masing kelihatan aslinya, bawalah masuk dirinya ke dalam duniamu dan masukilah juga dunianya tanpa ada kepura-puraan tapi juga saling menghormati.
saling menjaga hati dalam masa ini artinya memastikan bahwa persahabatan ini memiliki tempat, fokus, dan ruang yang pas. temponya tidak perlu terburu-buru. tidak perlu menjadi sahabat kental di minggu pertama. sama seperti hubungan persahabatan yang lain, yang satu ini juga memerlukan "investasi" yang konsisten dan sangat baik apa bila dilakukan dengan lemah lembut dan penuh pengertian tanpa adanya paksaan dan terburu-buru.
fokus persahabatan di saat-saat awal sebaiknya diarahkan pada usaha saling mengenal kehidupan pihak lain, bukan menciptakan keintiman prematur ataupun ketergantungan emosi. diawal masa menjalin hubungan, carilah juga kegiatan yang mempunyai fokus lain, selain dari kalian berdua. dalam percakapan hindari pembicaraan yang mengarah ke hubungan kalian berdua, berusahalah untuk saling mengenal. jangan mengejar keintiman lebih dari yang sepatutnya. fokus ini akan berubah seirng dengan mendalamnya keyakinan kalian berdua tentang komitmen. dengan berlalunya waktu, kalian akan memperoleh tempat di hati masing-masing.
ruang persahabatan dalam kehidupanmu juga akan semakin luas seiring berlalunya waktu. di saat awal, hati-hatilah jangan sampai persahabatan dan hubungan dengan teman-teman lainnya dan dengan keluarga terisisih. jangan merasa terancam oleh persahabatan partnermu dengan orang-orang lainnya. adakan waktu untuk satu sama lain, jangan memonopoli waktu dari pihak lain. ingatlah bahwa eksklusivisme yang prematur dapat menyebabkan kalian saling tergantung lebih dari yang seharusnya. Tetaplah setia pada hubungan persahabatan dan tanggung jawabmu sekarang ini. sementara hubungan ini bertumbuh, kalian akan semakin memberi ruang bagi satu sama lain, tapi biarlah ini berlangsung perlahan dan lakukanlah dengan kewaspadaan.
5.persekutuan
sementara hubungan kalian bertumbuh, pastikan bahwa hubungan ini mempunyai landasan rohani. agar hubungan kalian kokoh, kasih kepada Tuhan harus menjadi hasrat di hati masing-masing. masa menjalin hubungan adalah waktu untuk bertumbuh semakin cakap dalam berbagi hasrat tersebut dan saling memotivasi dalam iman.
bertumbuh dalam persekutuan yang alkitabiah termasuk berbagi dengan sesama orang percaya, aspek yang paling penting dalam hidup kita, yaitu kenyataan tentang pribadi Yesus Kristus dan karyaNya dalam hidup kita. juga termasuk berdoa bersama dan membagikan apa yang sedang Tuhan ajarkan dan tunjukan kepada kita.
ada banyak cara lainnya untuk sama-sama bertumbuh dalam persekutuan. Kalian dapat membaca buku rohani bersama, membahas khotbah setelah misa atau kebaktian, dan bagaimana menerapkannya. sangat saya anjurkan untuk bertumbuh dalam komunitas doa yang benar, seperti persekutuan doa, ataupun komsel. kalau anda belum menemukannya, berdoalah agar Tuhan memilihkan komunitas dan persekutuan yang sesuai untuk pertumbuhan kalian berdua.
menjaga buah persekutuan yang benar -benar alkitabih artinya meningkatkan kasih dan hasrat kita terhadap Tuhan, bukan meningkatkan ketergantungan emosi satu sama lain. tujuan kita ialah membawa satu sama lain semakin dekat kepada Tuhan. Semua ide yang saya bagikan untuk pertumbuhan dalam persekutuan perlu dijaga agar tidak disalahgunkan. jangan sampai kita memanfaatkan kegiatan rohani sebagai cara menggalang keintiman lebih dari sepantasnya dengan teman lawan jenis kita.
ada pasangan pria dan wanita yang akhirnya jatuh kedalam dosa seksual aibat "doa" yang diperpanjang dalam mobilnya. ada pula pasangan lain yang mengenakan percakapan rohani untuk berbagi detail-detail yang paling pribadi tentang diri mereka padahal belum waktunya
hal lain tentang menjaga hati dalam persekutuan termasuk memastikan bahwa kita tidak mencoba mengambil tempat Tuhan dalam kehidupan teman kita. jika kalian sudah menganggap satu sama lain sebagai sumber penghiburan, sumber dorongan dan semangat, berarti ada yang salah dengan hubungan kalian saat ini.
Ingatkan satu sama lain untuk memandang kepada Tuhan saja sebagai satu-satunya sumber kepuasan jiwa kita.
6.asmara
saya sengaja untuk meletakkan poin ini sebagai poin paling akhir. perlu diingat bahwa bertumbuh dalam asmara sebaiknya terjadi hanya ketika persahabatan dan persekutuan sudah menjadi semakin mendalam.
inti dari asmara yang murni adalah suatu upaya seorang laki-laki menunjukan kepedulian, kasih sayang,dan cintanya yang tulus lewat kata-kata dan perbuatan. lalu sang wanita menanggapinya dengan cara yang sama.
walaupun asmara bukanlah prioritas utama dalam menjalin hubungan, namun ini tetaplah suatu hal yang tidak bisa diabaikan. perasaan romantis dan ekspresi non fisik dari perasaan itu adalah bagian penting dalam menjalin hubungan lawan jenis. jika Tuhan sudah mengkorfimasi hubungan lawan jenis yang anda jalin, perasaan romantis seharusnya dilihat sebagai hal yang baik, yaitu pemberian Tuhan. tujuan kita menjalin hubungan bukanlah memendam perasaan cinta dan kasih sayang, tapi menyerahkannya kepada Tuhan, bertumbuh di dalamnya dan menjaganya.
hal yang paling romantis yang dapat dilakukan seorang pria terhadap seorang wanita adalah hal-hal kecil yang membuat sang wanita mengetahui bahwa dia ada di dalam hati dan pikiran sang pria. ingatlah ini bukan hanya untuk dilakukan pada masa menjalin hubungan. kalau kalian sudah menikah, anda tetap mempunyai hak istimewa untuk "mengejar istrimu seumur hidup".
perlu diingat, jangan sampai perasaan romantis yang kita ekspresikan memberi janji yang lebih daripada komitmen kita. biarkan ini bertumbuh sejalan dengan bertumbuhnya keyakinan untuk menikah. tujuannya ialah untuk mengatakan yang sebenarnya tentang hubungan ini. tidak baik bagi sang wanita jika ekspresi romantis dari pihak pria terlalu muluk atau terlalu minim. apalah gunanya menyulut api asmara di awal dan pada akhirnya malah melukai hati sang wanita.
tidak ada rumus pasti yang dapat digunakan dalam hal ini, mintalah hikmat pada Tuhan untuk menjalani semuanya ini. mungkin ini terdengar klasik. namun percayalah, ini adalah yang terbaik, karena tidak ada satupun hubungan antar pria dan wanita yang persis sama.
saya yakin apabila kita dituntun oleh hal-hal ideal dalam hal saling tulus mencintai dalam kekudusan dan sungguh-sungguh mempertimbangkan pernikahan, kita akan dapat meraih tujuan menjadi sahabat dan kekasih seumur hidup dalam pernikahan.
saat ini saya ajak teman-teman untuk berdoa dan memohon hikmat akan hubungan yang saat ini sedang dijalani, agar hanya kerinduan Tuhanlah yang terjadi dalam hidupmu..
kiranya kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus selalu beserta kalian semua.. GBu..
inspired by Joshua Harris
Diposting oleh
wenan

1 komentar:
sangat diberkati dengan artikel anda ini...
terima kasih banyak...
Fyokasenda.
Posting Komentar